Minggu, 13 Maret 2011

Cara Mencuci, Menjemur, Menyetrika Pakaian/Baju

Proses mencuci Pakaian / Baju
1. Memilah-milah pakaian sebelum mencuci berdasarkan tingkat kekotorannya. Jika ada baju yang terkena noda makanan, keringat/daki atau noda kimia lainnya dibersihkan nodanya dengan pembersih noda / bleaching. Sebelumnya ditest dulu pada bagian bahan yang tersembunyi sebelum mencoba membersihkannya
2. Untuk pakaian yang berwarna putih dengan pakaian baru dan berwarna , dalam mencuci kita cuci terpisah, tidak digabung dengan pakaian yang lain dan tidak di mesin cuci agar aman dari kasus kelunturan.
3. Menghindari perendaman kaos, celana, baju, dan lain-lain yang disablon terlalu lama lebih dari satu jam di dalam larutan deterjen agar tidak rusak.
4. Memperhatikan labeL pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Hal ini perlu dilakukan karena tidak semua jenis pakaian bisa dicuci dengan cara yang sama. Umumnya bahan pakaian dari serat alami tak bisa dicuci secara sembarangan. Bahkan untuk jenis tertentu seprti wol atau sutra hanya bisa dicuci dengan teknik dry clean. 
5. Pada bilasan terakhir menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik.
1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar pada saat dijemur tidak digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar.
2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar dan kusam.
1. Menggunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.
2. Untuk kaos dan pakaian lain yang ada sablonan, proses setrika setelah dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan awet tidak ngelotok, rusak atau luntur terkena suhu panas.
3. Menyetrika baju sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah setrika.
4. Menyetrika pakaian dilakukan ketika pakaian benar-benar kering habis dijemur di terik matahari cukup atau setelah proses pengeringan memakai mesin pengering.


Tidak ada komentar: